Minggu, 27 Februari 2022

Perjalanan

Setelah menikah suasana tak seraih apa yang dibayangkan, kau bagai menghadapi seorang rahwana yang selalu merongrong mu, kau diperdaya, difitnah berbagai macam ulah sifat rahwana, tapi kau tetap menjaga kepribadianmu yang santun, kau abaikan seluruh tipu dayanya, hingga dia lelah. Dan kau mengembalikan kepribadianmu. Hingga kepribadimu tetap indah. Tahun ke (2) Allah memberi amanah dengan hadirnya seorang anak, kau menerima seluruhnya karena anak adalah titipan Allah yang diberikan pada kita. Pribadimu tetap indah. Selanjutnya Allah tetap memberi kekuatan padamu, sehingga kau dipercaya lagi untuk menerima amanahnya, lahirlah anak yang ke (2), anak yang ke (3), anak yang ke (4), anak yang ke (5), anak yang ke (6), dan yang terakhir anak yang ke (7), namun kau tetap indah. Dari anak yang ke 1 hingga anak yang ke 7, ribuan kilo meter jalan yang kau tempuh, siapapun bisa membayangkan bagaimana rasanya hidup dari nol berjalan sambil membesarkan anak-anak, tapi pribadimu tetap indah. Senyuman yang kau tebarkan pada orang-orang disekelilingmu sejak dulu hingga kini di usia senja, senyum kepribadianmu tetap indah. Kaulah satu-satunya wanita yang yang dihadirkan untuk menemaniku sepanjang bertahun-tahun dan kaulah satu satunya pahlawan bagi anak-anak kita, hampir 33 tahun kau berjuang hingga kini, kau tak kenal lelah, pribadimu tetap indah. Terima kasih calon bidadariku, dan terima kasih keramat bagi anak-anak kita. Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat bagimu. Amiiin. #awan_bengi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar